JASA PERPANJANGAN SLF

image

JASA PERPANJANGAN SLF

  • TATACARA PERMOHONAN Perpanjangan SLF.

  • TATACARA PENGAJUAN :
    1. Ketentuan yang mengatur tentang hal tsb diatas adalah Peraturan Gubernur Prov. DKI Jakarta No.129 Tahun 2012.
    2. Untuk permohonan perpanjangan SLF, Pemilik / Pengelola bangunan wajib mengajukan permohonan secara tertulis dengan mengisi formulir permohonan yang tersedia, selambat-lambatnya 30 hari sebelum batas waktu SLF.
    3. Kelengkapan persyaratan untuk pengajuan Perpanjangan SLF adalah sbb :
                 a.    Fotocopy KTP Pemohon, sebanyak 1 lembar ;
  •              b.    Fotocopy bukti kepemilikan tanah/ sertifikat tanah, sebanyak 1 set,
  •              c.    Fotocopy IMB dan IPB/ KMB/ SLF terakhir) sebanyak 1 set, yang terdiri dari :
  •                    -    SK IMB dan IPB/ KMB/ SLF ;
  •                    -    Peta Ketetapan Rencana Kota (KRK) dan Blok Plan ( PetaTata Letak Bangunan) ;
  •                    -    Gambar Arsitektur, Struktur dan Instalasi bangunan lampiran IMB dan KMB/SLF terakhir ;
  •             d.    Hardcopy dan Softcopy Gambar As Build Drawing Arsitektur, Struktur dan Instalasi Bangunan kondisi terakhir / sesuai keadaan lapangan), sebanyak 4 set,
  •             e.    Gambar dan Kajian Pengaman Bangunan Parkir (bila ada bangunan parkir),
  •             f.    Foto bangunan dan bagian-bagian penting bangunan dan foto Sumur Resapan Air Hujan  sesuai keadaan lapangan ;
  •             i.    Laporan hasil pemeliharaan bangunan sebanyak 3 set, yang dibuat oleh tenaga ahli (pemegang SIPTB/ Surat Izin Pelaku Teknis Bangunan) dari unit/divisi pemeliharaan bangunan yang bersangkutan, atau ;
  •            j.    Laporan pengkajian teknis bangunan, sebanyak 3 set, yang dibuat oleh tenaga ahli (yang memiliki IPTB) yang ditunjuk oleh Pemilik/Pengelola Bangunan,
  •           k.    Laporan Pengkajian / Unit Pemelihara bangunan tersebut harus memuat : 
  •                 1)    Data Administrasi dan teknis bangunan ;
  •                 2)    Kelaikan bangunan dari bidang arsitektur, struktur dan instalasi / perlengkapan bangunan ;
  •                 3)    Hasil uji coba dan rekomendasi instansi terkait, untuk instalasi dan perlengkapannya bagi instalasi tertentu yang disyaratkan (spt. Genset, Pemadam Kebakaran, Lift, Penyalur Petir, dsb) ;
  •                 4)    Kesimpulan tentang tingkat kelaikan bangunan ;
  •                 5)    Usul perbaikan dan penyempurnaan yang diperlukan untuk kelaikan bangunan.
  •                 6)    Tambahan bagi laporan yang dibuat oleh unit/divisi pemelihara bangunan sendiri (butir g), perlu dilengkapi :
  •                        -    Jadwal pemeliharaan yang telah dilaksanakan terhadap fisik bangunan, instalasi dan perlengkapan bangunan ;
  •                        -    Laporan Hasil pemeliharaan terhadap fisik bangunan, instalasi dan perlengkapan bangunan (termasuk hasil perbaikan dan penggantian/penggantian yang pernah dilakukan) ;
  •         4.   Setelah semua kelengkapan persyaratan diatas lengkap, maka dapat diajukan permohonan Perpanjangan SLF.
  •         5.  Pengajuan Permohonan Perpanjangan SLF untuk Bangunan Gedung Non Rumah Tinggal sampai dengan 8 Lantai adalah ke PTSP Kota Administrasi setempat, dan 
  •              Untuk Bangunan Gedung Non Rumah Tinggal diatas 8 Lantai adalah ke Badan PTSP Provinsi DKI Jakarta.
  • CATATAN :
  • 1. Sesuai ketentuan yang berlaku maka setiap lokasi bangunan harus membuat Sumur Resapan Air Hujan, dengan perhitungan volume 1 M3 setiap 25 M2 luas bidang atap,
  • 2. Untuk bangunan/gedung parkir harus dibuat kajian tentang parapet dan stopper pengamanan bangunan parkir.

CONTACT US

Hotline : (021) 86908595/96

Whatsapp : 081802265000 (XL Axiata)

Email : binamanajemenglobal@gmail.com

Fri, 22 Dec 2017 @10:24

Copyright © 2019 PT. BINA MANAJEMEN GLOBAL · All Rights Reserved
powered by sitekno